Senin, 04 Agustus 2008

Beredar Rekaman Pembicaraan di "Kokpit AdamAir"

JAKARTA, JUMAT - Di internet beredar rekaman pembicaraan yang disebut-sebut sebagai rekaman terakhir pembicaraan di kokpit pesawat naas AdamAir dengan nomor penerbangan KI 574 tujuan Surabaya-Manado yang jatuh di perairan Majene, Sulawesi Barat, 1 Januari 2007 silam.

Rekaman pembicaraan ini tersebar secara berantai melalui e-mail dan salah satunya masuk ke inbox kompas.com. Entah, sejak kapan rekaman ini beredar. Juga tidak diketahui secara pasti benar atau tidaknya rekaman ini.

Rekaman berdurasi 5:38 menit itu merupakan percakapan dua orang lelaki dengan latar belakang suara gemuruh di sepanjang percakapan. Seorang lelaki dalam percakapan itu dipanggil "Kep" (Captain). Lelaki yang satunya lagi tidak bisa diidentifikasi. Namun, tertangkap dengan jelas dari nada suaranya, lelaki yang dipanggil "Kep" adalah pimpinan dari lelaki yang satunya.

Di awal percakapan mereka membicarakan tentang cuaca yang buruk dan ketidakjelasan posisi. Pilot kemudian memutuskan untuk terbang menggunakan sesuatu yang disebutnya "attitude".

Menjelang akhir rekaman, kedua orang itu banyak menyebut angka. Radio komunikasi tidak putus-putus berbunyi. Di akhir percakapan, nada suara kedua orang itu terdengar panik. Suara lelaki yang dipanggil "Kep" berulang kali berteriak, "Coba naik...Coba naik...."

Lalu suara gemuruh terdengar lebih keras dan kedua orang itu berulang-ulang menyebut asma Allah, "Allahu Akbar...Allahu Akbar..." Kemudian terdengar suara seperti benturan diikuti teriakan asma Allah yang panjang dan rekaman itu berakhir.

Mirip?

Kalau dicermati, rekaman percakapan ini mirip dengan persoalan yang dihadapi almarhum Kapten Pilot Refri A Widodo dan kopilot Yoga di kabin pesawat naas itu. Berdasarkan penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pesawat yang membawa 96 penumpang ini awalnya dihantam cross wind (angin yang tiba-tiba muncul dari arah samping pesawat) yang membuat pesawat keluar dari lintasan. Pilot kehilangan posisi.

Berdasarkan rekaman pembicaraan antara kokpit AdamAir dengan Air Traffic Control (ATC) Makassar pesawat diduga keluar jalur lintasan penerbangan dari Surabaya-Manado. Kokpit AdamAir sempat meminta ATC Makassar memandunya.

Ketika pilot melaporkan adanya cross wind, radar ATC Makassar menangkap pesawat bergeser ke luar lintasan ke arah barat. ATC lantas meminta pesawat mengubah arah. Namun, sebelum mencapai jalur pesawat sudah hilang dari radar.

Sementara itu, berdasarkan analisis KNKT, pesawat yang terbang pada hari pertama tahun 2007 itu mengalami kerusakan alat bantu navigasi inertial reference system atau IRS.

Pilot mengalami disorientasi spasial, tidak menyadari kemiringan pesawat. Kemiringan pesawat mencapai 100 derajat dan posisinya menunduk 60 derajat. Pesawat meluncur sangat kencang dengan kecepatan Mach 0,926 atau setara dengan 1.100 kilometer per jam. Padahal, kecepatan normal Mach 0,82. Akibatnya pesawat tidak mampu lagi dikendalikan dan jatuh ke laut.



Text Percakapan :

Pilot (P) : Ini…
P : Headingnya…..ini posisinya dia, di sono….
Kopilot (K): Iya ..
P : 21 mile..
P : Ujung Pandang….?
K : Yes??
P : Ujung Pandang jelas?
P : Haiyyah…. cuaca di Mike Kilo Sierra (MKS=Makassar) ampun deh…!
P : Loh, ini DME (Distance Measuring Equipment, alat bantu penentu jarak)-nya diyee… ???
K : Iya… makanya itu, Capt….ngaconya disitu!
P : Bukan, Ini Mike Kilo Sierra?
K : Iya.
P : Tapi…

ATC kemudian memanggil

ATC : Adam 574 confirm maintain heading 070 or tracking to DIOLA?
P : Adam 574, affirm, maintaining 070.
P : Berarti ga jelas….
K : Bearing 074, mach 74….
P : Anginnya dah mulai normal lagi ?
K : Iyah……
K: Syahrizal confirm? selamat tahun baru, Mas.
ATC : Gatut, ok dicopy, disampaikan nanti, Insya Allah.
P : Gue liat tadi, kok DME-mu beda sama DME gambarnya ini?
K : Iya…. Ngaco ni,Capt….bener…
P : Dah ngaco dah, emang …dah ngaco. Udah mulai kapal bambu deh. Mendingan kita percaya ama ini aja deh…hehehe…
K : Hehe..iyalah..Ga bisa..siapa-siapa nih….
P : Makanya…
K : Terlalu jauh banget

Terdengar suara gemuruh

P : Salah lagi ini dia..
K : Iya nih… Ccck!
P : Coba.. tolong confirm posisi aja…
K : Oke!
P : Confirm on radial sekian.. 124 DME gitu

Terdengar Kopilot memanggil ATC

ATC : Go ahead
K : I don’t have position..confirm radio..contact to radio 307…
ATC : Roger… Adam 574 position is 125 miles Mike Kilo Sierra, crossing radial 307 Mike Kilo Sierra
K : Ok….. that’s confirm… that’s confirm. Affirm.

K : Iya kan.. ngaco
P : Ngaco. FIDS (Flight Information Display System)-nya udah, FMS (Flight Management System, komputer di cockpit yang berfungsi mengatur penerbangan dari pesawat tersebut)nya…
FMS telah mengacaukan dirinya sendiri… Uedan opo(Gila apa)…Oi terbangnya melanglang buana’e….
K : Manual aja,Capt..yah
P : Coba ini.. apa.. ee.. gw pake ini aja deh terbangnya… pake IRS(Innertial Reference System)-nya taro di attitude
K : Yes
K : Masuk ke…?
P : Fail aja
K : Fail?
P : Yah, fault aja deh ..
K : Fault aja ya….
P : Ni taro di attitude (ATT) aja nih
K : Other’s more problems???P : Attitude nggak..
K : Yang left?
P : Iya…Arah angin dan headingnya saja, masukin ini ya..
K : SELCAL dan Attitude??
P : Masukin ini
K : Heading berapa nih,Capt? zero… zero seven nine yah??
P : Iya, masukin ini keatas
K : Ini,Capt?
P : taro NAV (Navigation) lagi….

Kemudian terdengar suara peringatan ‘Bank angle‘ di cockpit pesawat (menandakan pesawat telah miring melewati 35 derajat) dua kali. Terdengar lagi suara ‘Bank angle‘ dua kali.

P: Taro NAV lagi, taro NAV lagi….

Latar belakang suara peringatan, alarm, suara seperti tombol ditekan

K : Yes?
P : Taro NAV lagi !

Suara ‘Bank angle’ dan alarm peringatan masih terdengar

P : Taro NAV lagi !
K : NAV! Ok,Capt?
P : Jangan dibelokin nih… Kita..!! (suara Pilot meninggi)
K : Captain, captain, captain…(terdengar panik)

Terdengar suara kretek..kretek..

K : Aduh Capt, Capt, Capt….
P : Iya, iya…!
Cockpit: Allahu Akbar. Allahu Akbar.Allahu Akbar. Allahu Akbar.Mayday….. Argh..Allahu Akbar..Mayday.Mayday..Allahu Akbar.

Terdengar suara kretek-kretek yang makin keras. “Argh..Allaaaaahu Akbaar..!”.



Rabu, 18 Juni 2008

Pengalaman Lucu

Beli Tiket Pesawat di Warung Jamu


Kejadian ini saya alami waktu saya tinggal di Denpasar bersama ortu. Kami sering nongkrong di warung jamu tradisionil di dekat rumah kami.

Pada suatu hari ketika kami sedang duduk duduk di warung jamu, sepasang bule datang ke warung yang kelihatan meriah dari jauh. Bule kucel dengan ransel di punggung itu melangkah dengan penuh percaya diri menuju ke halaman warung jamu. Dalam hati saya bangga juga jamu tradisionil kita sudah dikenal dimancanegara. Buktinya si bule pun mau mengunjungi warung jamu di Indonesia.

Makin dekat ke warung langkah bule tersebut kelihatan makin ragu ragu, namun tetap saja mendekati kami. Setelah dekat, salah seorang bertanya kepada kami dalam bahasa Inggris dengan wajah agak ragu, "Do you have a direct flight to Jogya for tomorrow?"

Gantian kami yang bengong sambil saling berpandangan penuh tanda tanya. Bukannya kami nggak tahu bahasa Inggris lho! Cuman tanya ticket pesawat kok di warung jamu.

Karena agak lama kami saling berpandangan tanda bingung, sekali lagi si bule bertanya, "Air Mancur is a domestic flight, doesn`t it?"

Astaga, ternyata nama Air mancur dikiranya nama suatu maskapai penerbangan yang sering menggunakan nama Air itu...

Senin, 24 Maret 2008

Border Gateway Protocol disingkat BGP

Border Gateway Protocol disingkat BGP adalah inti dari protokol routing internet. Protocol ini yang menjadi backbone dari jaringan internet dunia. BGP adalah protokol routing inti dari internet yg digunakan untuk melakukan pertukaran informasi routing antar jaringan. BGP dijelaskan dalam RFC 4271. RFC 4276 menjelaskan implementasi report pada BGP-4, RFC 4277 menjelaskan hasil ujicoba penggunaan BGP-4. Ia bekerja dengan cara memetakan sebuah tabel IP network yang menunjuk ke jaringan yg dapat dicapai antar Autonomous System (AS). Hal ini digambarkan sebagai sebuah protokol path vector. BGP tidak menggunakan metrik IGP (Interior Gateway Protocol) tradisional, tapi membuat routing decision berdasarkan path, network policies, dan atau ruleset. dari Januari 2006 hingga saat ini BGP versi 4 masih digunakan. BGP mendukung Class Inter-Domain Routing dan menggunakan route aggregation untuk mengurangi ukuran tabel routing. sejak tahun 1994, BGP-4 telah digunakan di internet. semua versi dibawahnya sudah tidak digunakan. BGP diciptakan untuk menggantikan protokol routing EGP yang mengijinkan routing secara tersebar sehingga tidak harus mengacu pada satu jaringan backbone saja.

Border Gateway Protocol (BGP)

Border Gateway Protocol disingkat BGP adalah inti dari protokol routing internet. Protocol ini yang menjadi backbone dari jaringan internet dunia. BGP adalah protokol routing inti dari internet yg digunakan untuk melakukan pertukaran informasi routing antar jaringan. BGP dijelaskan dalam RFC 4271. RFC 4276 menjelaskan implementasi report pada BGP-4, RFC 4277 menjelaskan hasil ujicoba penggunaan BGP-4. Ia bekerja dengan cara memetakan sebuah tabel IP network yang menunjuk ke jaringan yg dapat dicapai antar Autonomous System (AS). Hal ini digambarkan sebagai sebuah protokol path vector. BGP tidak menggunakan metrik IGP (Interior Gateway Protocol) tradisional, tapi membuat routing decision berdasarkan path, network policies, dan atau ruleset. dari Januari 2006 hingga saat ini BGP versi 4 masih digunakan. BGP mendukung Class Inter-Domain Routing dan menggunakan route aggregation untuk mengurangi ukuran tabel routing. sejak tahun 1994, BGP-4 telah digunakan di internet. semua versi dibawahnya sudah tidak digunakan. BGP diciptakan untuk menggantikan protokol routing EGP yang mengijinkan routing secara tersebar sehingga tidak harus mengacu pada satu jaringan backbone saja.

Minggu, 23 Maret 2008

Cinta Monyet



Pengalaman masa SMA memang menyenangkan. Tidak salah banyak orang yang berkata bahwa masa SMA adalah masa yang paling mengesankan. Masa-masa dimana seseorang mengenal arti persahabatan, belajar mencari jati diri, bahkan mengenal yang namanya “cinta monyet”. Satu ungkapan yang menggambarkan seorang remaja yang baru merasakan “jatuh cinta” dengan lawan jenisnya.
Hal ini juga terjadi pada Kaleb, siswa kelas XII di SMA Kasih. Kalau dinilai secara fisik, Kaleb memang termasuk salah satu siswa teladan disekolah. Selain angka prestasi dikelasnya baik, ia juga aktif diberbagai kegiatan sekolah, handal dalam berbagai cabang olahraga, pintar main musik, ditambah dengan wajahnya yang tampan. Tidak heran jika banyak perempuan di SMA Kasih sangat mengagguminya. Sayangnya, dari sekian banyak perempuan yang suka padanya, tidak satupun perempuan yang bisa menarik hatinya. Bahkan ia sampai terkenal dengan sikap “dingin”nya itu. Sampai satu waktu, pada awal tahun ajaran, SMA Kasih menambah satu murid baru dikelas XI. Rupanya ia pindahan dari Jogja, namanya Jazzy. Selain parasnya yang elok, ternyata ia juga pernah menjadi salah satu muri teladan disekolahnya dulu. Jazzy termasuk anak yang cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Buktinya saja, baru dua hari masuk sekolah ia sudah punya banyak teman.
Kkkkkrrrrrriiiiiinnggg.............
Bel istirahat pun berbunyi, saatnya semua siswa keluar kelas untuk istirahat. Ada yang langsung ke kantin, ada yang langsung kelapangan untuk bermain bola, atau tetap dikelas masing-masing. Istirahat kali ini Jazzy dan teman sekelasnya pergi ke kantin untuk makan. Mungkin karena asik bercanda sambil berjalan, bbrrrruuuukk..... “uups.. sorry..” ujar Jazzy pada orang yang ditabraknya.
“ it’s o.k kok!” balasnya dengan hangat. Ternyata itu Kaleb. Tanpa berkedip mata Kaleb terus memandang Jazzy. Begitupun dengan Jazzy.
“ heeellloooww.......” ujar Hanna, teman sekelas Jazzy. “ ngedip dong!! Terpesona aja sih!” candanya.
Dengan tersipu malu, Jazzy dan Kaleb menyadari apa yang telah mereka lakukan.
“ Hanna.. apaan sih! Biasa aja ah!” ungkap Jazzy dengan pipinya yang merona kemerahan.
“ Udalah, sekalian aja gue kenalin. Jazzy, ini namanya Kaleb, dia anak kelas XII IPA, salah satu murid teladan lho..” ujar Hanna dengan sangat antusias. Begitupun dengan Kaleb, tanpa basa-basi ia langsung menyodorkan tangannya untuk berkenalan dengan Jazzy. Ternyata Kaleb mulai tertarik dengan Jazzy. Respon baikpun diberikan oleh Jazzy. “ yaudah deh, gue kelapangan dulu yah. Udah ditungguin temen-temen mau main basket” pamit Kaleb.
“ O..oh, yaudah silahkan” ujar Jazzy sambil gemetar.
“ Sampai nanti pulang sekolah ya..” seraya Kaleb pergi kelapangan.
“ My God!!” seru Jazzy.
“ haah.. Jazzy, kita kekantin aja yuk!” ujar Hanna sambil menarik tangan Jazzy.
Setibanya dilapangan, Kaleb terus tersenyum tiada henti. Sampai teman-temanya bingung melihat tingkahnya yang aneh pagi itu.
“ hei guys..” sapa Kaleb.
“ Kal, lo lagi kenapa sih? Dari jauh gue liat lo sentum-senyum gitu!” ujar Rico, teman dekat Kaleb.
“ Engga.. Gak ada apa-apa koq!” balas Kaleb dengan tetap tersenyum.
“ bohong!” seru Rico. “ pasti ada apa-apa! Cerita ke gue sekarang!!”
“ ya..ya.. gue cerita. Tadi gue ditabrak sama cewe!”
“what?? Lo ditabrak??” Tanya Rico. “ terus mana yang luka? Ada yang lecet ga?” Tanya Rico sambil melihat seluruh badan Kaleb.
“Rico!! Apaan sih lo! Nyantai aja kali! Ga ada yang lecet kok. Tenang aja! Ga usah hiperbola gitu deh!”
“ ia ya. Kalo ada yang lecet, mana mungkin dari jauh lo udah sentum-senyum gitu! Hmm.. gue jadi curiga, siapa sih yang nabrak lo? Sampai lo bisa mesem-mesem gini”. Tanya Rico dengan penasaran.
“ namanya Jazzy, anak baru kelas XI” jawab Kaleb dengan nada datar.
“ secantik apa sih tuh cewe, sampai bisa buat seorang Kaleb yang terkenal dingin ma cewe ini tersenyum??”.
“ yaahh.. gue juga belum tau. Cuma kenapa kayanya gue pernah liat dia ya? Maksud gue, mukanya familiar gitu. Aah,tunggu aja cerita gue besok deh. Karena pulang sekolah nanti, gue janjian ma dia. Hehe.. yaudah, kembali kelapangan dan bola besket ini”.
Kian hari, Kaleb dan Jazzy makin akrab saja. Setiap istirahat, Kaleb pasti menyempatkan diri untuk menemani Jazzy ke kantin. Benih-benih cinta memang sudah terlihat pada Kaleb dan Jazzy sejak pertama kali mereka bertemu. Tapi kenapa bisa secepat itu mereka akrab?? Ternyata Jazzy adalah teman kecil Kaleb, waktu ia tinggal di Jogja. Terakhir mereka bertemu sekitar 8 tahun yang lalu. Tak disangka mereka dipertemukan kembali di SMA Kasih. Pantas saja, baru beberapa hari mereka kenal, sudah terlihat seperti teman bertahun-tahun. Kesamaan hobi dan masa lalu yang menyenangkan membuat mereka sangat nyaman ketika ngobrol.
Setelah sekitar satu bulan mereka dekat, akhirnya Kaleb memberanikan diri untuk menyatakan cintanya pada Jazzy. Segala sesuatu dipersiapkan Kaleb dengan sangat rapi. Mulai dari ajak nonton film, makan malam dengan live music yang romantis, hingga baju apa yang hendak ia pakai dihari paling bersejarah baginya ini, karena inilah pertama kalinya Kaleb jatuh cinta, dan akan menyatakan perasaannya.
Tibalah hari yang bersejarah itu. Kaleb mengundang Jazzy untuk makan malam disebuah restoran yang berada ditingkat paling tinggi digedung itu. Panorama malam yang dihadirkan menambah suasana romantis saat itu. Dengan kemeja berbalut rompi dan sepatu pantofel, Kaleb menjemput Jazzy dirumahnya. “ wooww!!” itulah kata pertama yang diucapkan Kaleb begitu melihat Jazzy dengan babydoll dressnya datang menghampiri Kaleb.
“ hai Kaleb..” sapa Jazzy dengan sangat hangat.
“ wooww!!” Kaleb tidak bisa berkata apa-apa melihat Jazzy yang sangat cantik malam itu.
“ kok wow?? Bajuku ga bagus yah??” Tanya Jazzy pada Kaleb yang tidak berhenti menatapnya.
“ kamu malam ini cantik banget Jaz.. serius!!” ujarnya sambil tetap menatap Jazzy.
“ aah, kamu bisa aja. Kamu juga keren banget malam ini” balas Jazzy.
“ udah siap kan?” Tanya Kaleb dengan semangat.
“ udah dari tadi. Ayo jalan. Aku udah gak sabar mau liat tempat romantis yang kamu pilih”.
BMW 645ci melaju cepat ditengah gerimis malam itu. Selama perjalanan, Kaleb tak berhenti memikirkan apa yang harus ia katakan pada Jazzy nanti. Iapun memikirkan apa jawaban yang akan diberikan oleh Jazzy nanti, menerima atau malah menolak cinta Kaleb. Setelah 45menit perjalanan, sampai juga mereka di FIFO Restaurant. Dengan perasaan yang bercampur aduk, Kaleb mengajak Jazzy masuk. Diiringi oleh alunan musik yang lembut, mereka mulai makan malam.
“ Jaz...” panggil Kaleb dengan sangat lembut.
“ ada apa??”
“ kalo sekarang aku bilang aku suka kamu, percaya gak?”. Tanya Kaleb.
“ kok nanyanya gitu sih?”
“ lho.. aku serius Jaz.. dijawab dong! Percaya atau enggak??” .Tanya Kaleb lebih tegas.
“ hmm.. gimana ya?? Nanti kalau aku jawab ia, aku dibilang ke-gr-an lagi!”.
“ engga.. ga akan kubilang ke-gr-an! Cepet jawab!”.
“ percaya deh! Hehe....” jawab Jazzy sambil tertawa.
Tanpa basa-basi lagi, Kaleb langsung meraih tangan Jazzy dan menggenggamnya, menatapnya dalam-dalam, dan berkata “ aku serius suka sama kamu, Jaz! Mau gak jadi pacarku??”. Saat itu juga Jazzy terdiam. Ia tidak bisa berkata apa-apa. Ia hanya bisa tersenyum malu. Ia tidak menyangka, ternyata orang yang ia suka memintanya menjadi pacarnya.
“ jadi jawabannya apa Jaz??” Tanya Kaleb dengan antusias.
“ duuhh.. aku bingung nih. Gimana ya?? Mau kamu gimana?” Tanya Jazzy sambil meledek.
“ ya kamu terima cintaku lah..” jawabnya sambil tersipu malu.
“ ya udah. Aku terima kok!”
“ haaahh??? Serius Jaz????” Tanya Kaleb meminta kepastian.
“ apa aku harus tarik kata-kataku lagi??”
“ ya jangan...” pinta Kaleb. “ jadi sekarang kamu pacarku??” Tanya Kaleb lagi meminta kepastian.
“ ia Kaleb! Sekarang aku pacarmu, dan kamu pacarku. Ok?”
“ ok! Ok! Ok!” jawabnya dengan sangat riang.
Malam itu, Kaleb dan Jazzy nampak sangat bahagia. Terutama Kaleb, karena ternyata Kaleb sudah memendam rasa sukanya pada Jazzy sejak 8 tahun yang lalu. Sejak perpisahannya waktu itu di Jogja, Kaleb berusaha mencari Jazzy. Ia tidak pernah menyerah mencari dimana Jazzy berada, dan karena itulah mengapa selama ini Kaleb selalu bersikap dingin terhadap semua teman perempuan disekolanya. Meskipun Kaleb tidak berhasil menemukan Jazzy, tetapi takdir telah mempertemukan mereka kembali di SMA Kasih. Sampai sekarang, Kaleb dan Jazzy masih tetap bersama. Bahkan pada acara Prom Nite, mereka terpilih menjadi “the best couple” versi SMA Kasih.
Ternyata ungkapan “cinta monyet” yang dikatakan oleh banyak orang tidak berlaku bagi Kaleb dan Jazzy. Meskipun mereka masih belia, mereka sudah bisa berkomitmen atas hubungan mereka. Mereka menjalaninya dengan serius. Sampai akhirnya mereka maju kepelaminan 7 tahun berikutnya. Masa-masa indah mereka saat berada di SMA Kasih tidak akan pernah dilupakan, karena disanalah mereka dipertemukan kembali setelah 8 tahun berpisah.
Cinta sejati akan datang tanpa melihat berapa usia kita, ataupun dimana kita berada. Cinta sejati tidak akan pernah habis dimakan waktu, seperti cinta Kaleb pada Jazzy. Meskipun mereka pernah dipisahkan oleh jarak dan waktu, tapi cinta Kaleb pada Jazzy tidak pernah hilang.
Dibuat oleh:
Aquilla Pribaddian
XII IPA 1
Tugas Ujian Praktek Bahasa Indonesia





babe,cuma gini yang baby bisa bikin. tar di copy ke mcrsft word aja yah. judulnya juga belom ada. baby ga ngerti. babe tentuin sendiri judulna yah.. trus tanda bacanya juga diperatiin, baby takut banyak salah. maklum, da ga belajar bhs. indo lagi. hehehe..... ciayo ujiannya yah.... baby doain trus...
luv u bgt..nget..nget.. miss u bgt..nget..nget..
mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmuuuuuuuuuuaaaaaaaaacccccchhhhh.....

buat temenya.. maaf ya ngerepotin.. tengkyu!!
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?Check out new cars at Yahoo! Autos.